Lukaku Diminta Belajar dari Salah, Apa Sebabnya?

PialaNews – Tim Sherwood meminta penyerang Chelsea Romelu Lukaku untuk belajar dari Mohamed Salah agar bisa tampil gacor tak cuma saat melawan tim kecil tapi juga tim-tim besar.

Lukaku merapat kembali ke Chelsea pada musim panas 2021 kemarin. Ia diangkut dengan mahal dari Inter Milan.

Lukaku menjalani start yang mulus bersama Chelsea. Dalam empat laga pertamanya di semua ajang kompetisi, ia sukses mencetak empat gol.

Akan tetapi dalam lima laga terakhir Chelsea di semua ajang kompetisi, Lukaku tak lagi menyumbangkan gol. Di antaranya saat berduel lawan Manchester City dan Juventus.

Lukaku Cuma Gacor Lawan Klub Gurem

Sebelum itu, Romelu Lukaku juga tak bisa berkutik saat Chelsea berduel lawan Liverpool. Hal ini kemudian disoroti oleh Tim Sherwood.

Eks kapten Blackburn Rovers tersebut berani memberikan kritikan pedas pada Lukaku. Ia melabeli striker Belgia itu sebagai pemain yang cuma bisa menindas klub-klub kecil saja.

“Romelu harus melakukannya melawan tim-tim besar, bagi saya, itu masih menjadi tanda tanya baginya. Saya pikir ia fantastis. Ia membawa mereka ke level lain dan ia lebih baik daripada para pemain yang mereka miliki di posisi itu. Tapi cuma pemain yang bisa mencetak gol lawan tim-tim kecil saja,” ketusnya seperti dilansir Sportskeeda.

“Ia seseorang yang melindas tim-tim yang lebih kecil, ia mencetak banyak gol melawan tim yang lebih kecil. Ia harus pergi dan mencetak gol melawan tim-tim macam Liverpool,” sambung Sherwood.

Lukaku Diminta Belajar dari Salah

Tim Sherwood kemudian menyarankan pada Romelu Lukaku agar belajar dari superstar Liverpool, Mohamed Salah. Ia mengatakan pemain asal Mesir itu adalah sosok pemain yang tak pandang bulu dalam urusan mencetak gol.

Sherwood mengatakan Salah tak cuma gacor saat melawan tim kecil tapi juga saat lawan tim besar. Contohnya saat Salah bersua dengan Manchester City, di mana ia sempat membuat aksi individual kelas dunia untuk menjebol gawang Ederson.

“Jangan membuat alasan. Kita membuat-buat alasan,” ujar Sherwood.

“Ia tidak melakukannya melawan Manchester City karena servisnya tidak ada. Pemain papan atas menemukan cara untuk melakukannya,” sambungnya.

“Lihat Mo Salah, ia adalah contoh sempurna. Ia tampil melawan Man City – menghasilkan penyelesaian itu. Ia tampil [gacor] melawan tim-tim besar,” puji Sherwood.

Romelu Lukaku sejauh ini baru mengemas tiga gol bagi Chelsea di pentas Premier League. Sementara Mohamed Salah mencatatkan enam gol plus tiga assist bagi Liverpool di Liga Inggris.

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button